Kamis, 10 Januari 2019

ICT dalam bidang EKONOMI




ICT (Information and Communication Technology)

Pengertian ICT(Information and Communication Technology)
ICT (Information and Communication Technology) adalah perangkat teknologi yang digunakan 
dalam pengolahan data, penyusunan, penyimpanan, serta manipulasi data melalui berbagai cara untuk memproses dan menyampaikan informasi yang berkualitas. Teknologi informasi dan komunikasi menjadi kebutuhan yang mendasar pada era modern ini. Berbagai teknologi pada masa kini sudah semakin dikembangkan dengan berbasis pada ICT. Sebagian besar manusia sudah menganggap teknologi sebagai bagian dari kehidupannya. ICT memberikan banyak dampak positif di berbagai bidang kehidupan manusia, terutama di bidang informasi dan komunikasi. ICT semakin mempermudah aktivitas komunikasi manusia dan menyebabkan segala hal menjadi lebih instan. Dengan adanya ICT, proses penyampaian dan penerimaan pesan menjadi lebih cepat dan mudah. Individu dapat dengan mudah mengakses informasi yang mereka butuhkan melalui ICT. Hadirnya ICT membawa dampak bagi manusia di seluruh dunia, dimana mereka dapat saling bertukar informasi satu sama lain pada jarak yang berjauhan secara cepat dan efisien. Dalam hal bisnis, adanya ICT dapat menghemat biaya pemasaran produk. ICT juga dapat mendukung pembelajaran, dimana individu dapat mempelajari suatu ilmu pengetahuan melalui penggunaan ICT. Hadirnya ICT semakin meningkatkan inovasi pembelajaran, misalnya dengan penggunaan e-learning yang praktis. Dengan adanya sistem pembelajaran multimedia dengan berbasis ICT, kualitas pengajaran menjadi lebih efektif dan mampu membuat suatu pembahasan menjadi lebih menarik dan mudah dicerna.
            Seperti yang kita ketahui bahwa teknologi informasi dan komunikasi terus mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan zaman. Perkembangan teknologi dilakukan secara terus-menerus untuk semakin mempermudah kehidupan manusia dalam berbagai bidang. Industri ICT telah berkembang sebelum tahun 2000-an. Hal ini terbukti dengan adanya penemuan telepon oleh Antonio Meucci pada tahun 1875. Penemuan telepon pun kemudian berlanjut dengan penemuan radio, televisi, komputer, dan internet. Sebelum tahun 2000, teknologi informasi dan komunikasi masih sangat sederhana dan kuno. Masyarakat yang tertarik menggunakan ICT pun masih sangat sedikit. Selain itu, hanya sedikit pula masyarakat yang mampu membeli perangkat teknologi tersebut. Pada saat itu, penggunaan ICT juga masih terbatas dan ICT yang ada pada saat itu sudah dianggap mewah bagi masyarakat.
            Sesudah era 2000-an, ICT mengalami perkembangan yang pesat. Perangkat teknologi yang muncul semakin canggih dan beragam. Perangkat analog pun mulai digantikan oleh perangkat digital, yang ditandai dengan konvergensi telekomunikasi dan komputasi multimedia. Masyarakat dapat mencari informasi dengan mudah, tidak terbatas, dan dapat mengelola data secara efisien. Bahkan ICT sekarang sudah dapat dijangkau dan dimiliki oleh berbagai kalangan masyarakat. Masyarakat pada era ini sudah sangat peka terhadap teknologi berbasis ICT dan teknologi tersebut mempermudah berbagai aktivitas komunikasi. Pada abad ke-18, teknologi digunakan sebagai alat untuk menggantikan otot manusia, tetapi pada abad ke-21, teknologi mulai digunakan sebagai alat untuk menggantikan otak manusia. Negara-negara maju di dunia sudah dapat melihat peluang pada industri ICT, tetapi negara-negara berkembang masih belum dapat memaksimalkan pemanfaatan ICT. Pada saat ini, kita dapat melihat bahwa negara-negara maju bersaing untuk mengembangkan teknologi dan memanfaatkan teknologi tersebut secara maksimal. Oleh karena itu, dapat dilihat bahwa sesudah tahun 2000-an, ICT sangat dimanfaatkan oleh negara maju, yang kemudian disusul oleh negara berkembang.
            Kemajuan ICT turut mempengaruhi perkembangan dalam bidang ekonomi, khusunya bisnis. Salah satu bentuk perkembangan tersebut adalah dengan hadirnya e-commerce (electronic commerce) atau perdagangan elektronik. E-commerce merupakan proses distribusi, penjualan, pembelian, dan pemasaran produk barang atau jasa melalui sistem elektronik, misalnya melalui media seperti televisi dan internet. Keberadaan e-commerce telah mengubah pola bisnis di dunia. Dengan memanfaatkan e-commerce tentunya akan memperluas peluang bisnis. Selain itu, modal yang dipakai juga relatif lebih murah dan mudah untuk memulai bisnis melalui e-commerce. Pebisnis tidak perlu menyewa ruangan, cukup hanya perlu memiliki sambungan internet. Selain itu, pemasaran juga lebih luas karena siapapun dapat melihat produk tersebut pada situs atau jejaring sosial tertentu. Tetapi, bisnis e-commerce ini tentunya memiliki persaingan yang luas dan ketat. Pebisnis perlu melakukan strategi pemasaran yang baik dan meyakinkan konsumen untuk membeli produknya. E-commerce tentunya mengubah pola bisnis konvensional menjadi lebih modern. Konsumen dapat membeli sebuah produk tanpa harus bertatap muka secara langsung dengan penjual. Selain online shop, e-commerce juga hadir dalam bentuk e-banking, dimana kita dapat memantau tabungan kita dan melakukan transfer tanpa harus datang ke bank.
            Kemajuan ICT yang semakin canggih bukan berarti tidak memiliki risiko. Perkembangan teknologi dapat mengakibatkan kerawanan-kerawanan yang justru berdampak buruk bagi manusia. Perkembangan ICT secara tidak langsung dapat mengakibatkan munculnya cybercrime / kejahatan dunia maya. Contoh cybercrime antara lain, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, pembajakan, perjudian, hingga penipuan, seperti penipuan transaksi jual beli, mengakses informasi seseorang dengan tujuan untuk melakukan kejahatan tertentu, dan sebagainya. Kerugian akibat cybercrime tentunya sangat besar dan merugikan banyak pihak. Oleh karena itu, dapat dilihat bahwa kejahatan dunia maya tidak hanya mengancam dan merugikan individu secara personal, tetapi juga berdampak besar bagi perekonomian negara. Apabila masyarakat tidak dapat menggunakan ICT secara bijak, maka semakin terbukalah peluang kejahatan di dunia maya. Pada masa sekarang ini, ICT masih sering disalahgunakan untuk hal-hal yang negatif.
            Pada era mobile sekarang ini, perkembangan ICT tentunya berperan besar dalam berbagai bidang kehidupan, terutama dalam bidang bisnis, dimana ICT dapat dijadikan suatu peluang bisnis yang menguntungkan. Para produsen teknologi berlomba-lomba untuk menghasilkan produk yang bersifat mobile sehingga lebih fleksibel dan dapat dibawa kemana-mana. Dapat kita lihat bahwa pada era mobile ini, penjualan komputer (PC) sudah mulai mengalami penurunan. Saat ini, orang lebih memilih untuk membeli laptop, karena dapat lebih mudah untuk dibawa kemanapun dan lebih praktis. Masyarakat kota semakin sibuk dan memiliki mobilitas yang tinggi sehingga mereka tentunya lebih memilih teknologi mobile. Era mobile juga menghadirkan tablet, sebagai salah satu perangkat teknologi yang canggih dan memiliki banyak kegunaan. Ukuran tablet yang lebih kecil daripada laptop juga menyebabkan beberapa orang lebih memilih untuk menggunakan tablet. Selain laptop dan tablet, terdapat pula teknologi yang memiliki kemajuan yang sangat pesat pada era ini, yaitu gadget atau smartphone. Saat ini, dengan ukuran yang kecil, smartphone sudah semakin canggih dan memiliki berbagai aplikasi yang semakin memudahkan manusia untuk melakukan aktivitas komunikasi.

            Perkembangan ICT juga meningkatkan peluang karir bagi masyarakat. Adanya tren jejaring sosial, situs web, dan berbagai aplikasi memunculkan sebuah profesi user-interface designer, yang bekerja untuk merancang tampilan visual teknologi tersebut. Terdapat pula profesi manajer social media, untuk menciptakan image / citra diri yang baik. Selain itu, terbuka pula kesempatan bekerja pada media online, karena media online semakin berkembang dan dituntut untuk memenuhi kebutuhan sumber informasi bagi masyarakat. Sebagian besar perusahaan juga membutuhkan ICT untuk mendukung proses kerjanya. Banyak pula perusahaan yang membutuhkan ahli teknologi untuk membentuk software bagi perusahaan tersebut. Beberapa pekerjaan juga menuntut pekerjanya untuk dapat menguasai ICT agar dapat melakukan pekerjaannya dengan lebih efektif. Jadi, hadirnya ICT tentunya memberikan peluang karir baru di berbagai bidang, dimana para pekerjanya tentunya harus memiliki dasar-dasar dalam menguasai penggunaan teknologi tersebut.




MACAM-MACAM PERANGKAT ICT
 


Peralatan Teknologi Informasi adalah peralatan yang digunakan untuk mendapatkan suatu informasi yang dibutuhkan melalui media elektronik maupun cetak.Yang termasuk peralatan teknolgi Informasi adalah:
1.   Cash Register
Cash Register yaitu alat yang digunakan untuk memperoleh informasi pembayaran di kasir.Mesin penghitung Uang / Cash Register yang membuat adalah James Jacob Ritty pada tahun 1879.
 

Hasil gambar untuk gambar Cash Register


2. Kalkulator
Kalkulator itu alat yang digunakan untuk memperoleh informasi hasil perhitungan angka.
Hasil gambar untuk gambar kalkulator

     3.Komputer
     Komputer yaitu alat berupa hardware dan software yang digunakan untuk membantu manusia dalam mengolah data menjadi informasi dan menyimpannya untuk ditampilkan dilain waktu. Informasi yang dihasilkan komputer dapat berupa Tulisan, gambar, suara, video dan animasi.
Hasil gambar untuk komputer gambar


      4. Laptop /Notebook
      Laptop/Notebook yaitu peralatan yang fungsinya sama dengan komputer tetapi bentuknya praktis dapat dilipat dan dibawa ke mana sajakarena menggunakan bantuan baterai charger sehingga bisa digunakan tanpa menggunakan listrik.

 Hasil gambar untuk laptop gambar

      5. Deskbook
       Deskbook yaitu peralatan sejenis komputer yang bentuknya praktis yaitu CPU menyatu dengan Monitor sehingga mudah diletakan diatas meja tanpa memakan banyak tempat tetapi masih harus menggunakan listrik langsung.Karena belum dilengkapi batterai.

Gambar terkait

      6. Personal Digital Assistant (PDA) / Komputer genggam
       Personal Digital Assistant (PDA) / Komputer genggamyaitu peralatan sejenis komputer tetapi bentuknya sangat mini sehingga dapat dimasukan saku, tetapi manfaatnya hampir sama dengan komputer dapat mengolah data, bahkan sekarang banyak PDA yang juga dapat berfungsi sebagai Handphone (PDA Phone).PDA pertama kali muncul pada tahun 1986 dengan diluncurkannya The Psion Organiser II.PDA pertama ini berbentuk seperti komputer genggam yang dilengkapi dengan keyboard dan layar yang kecil.
Hasil gambar untuk gambar Personal Digital Assistant (PDA)
      7. Kamus Elektronik
       Kamus Elektronikyaitu perlatan elektronik yang digunakan untuk untuk menterjemahkan antar bahasa.
Hasil gambar untuk kamus elektronik gambar
      8. MP4 Player
       MP4 Playeryaitu peralatan yang digunakan sebagai media penyimpanan data sekaligus sebagai alat pemutar video dan music serta game.
Hasil gambar untuk gambar MP4 Player
      9. Kamera digital
       Kamera digital yaitu perlatan yang digunakan untuk menyimpan gambar atau video dengan menggunakan metode penyimpanan secara digital atau disk.
Hasil gambar untuk kamera digital gambar
      10. Alqur’an Digital
         Alqur’an Digital yaitu Perlatan yang digunakan untuk menyimpan data berisi Alqur’an yang dapat mengeluarkan tulisan dan suara.
Hasil gambar untuk al quran digital gambar





Penerapan ICT dalam Bidang Ekonomi
Mungkin dulu ekonomi negara kita sangat buruk. Kita sama-sama tau, kalau tingkat kemiskinan masyarakat Indonedia sejak dulu sangat tinggi. Untuk mengatasi hal itu, berbagai cara dilakukan pemerintah dalam memperbaiki perekonomian saat itu. Namun tetap saja peningkatannya belum signifikan dan dirasakan secara merata oleh masyarakat. Hanya orang-orang tertentu saja yang merasakan. Namun, sejak adanya ICT, sedikit demi sedikit, ekonomi mulai membaik. ICT membantu dan mempermudah manusia dalam berbagai akses. Asal teman-teman tau. Dalam penerepannya, ICT berperan besar membentuk ekonomi yang baik. Antara lain:
  1. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
  2. Meningkatkan akurasi dan kecepatan perhitungan
  3. Menyediakan informasi ekonomi dan data-data statistic ekonomi dan keuangan yang up to date. Semua bidang kehidupan saat ini sudah tidak bisa lagi dipisahkan dengan pengunaan perangkat TIK
 adapun contoh ICT dalam bidang ekonomi adalah sebagai berikut:
A.       E-Banking
Hasil gambar untuk gambar e banking 


Pengertian e-Banking (Internet Banking)

Pengertian e-banking adalah kegiatan yang melakukan transaksi, pembayaran, dan transaksi lainnya melalui internet dengan website milik bank yang dilengkapi sistem keamanan.

Jenis-jenis e-Banking

Berikut adalah macam-macam produk E-Banking yang sudah diterapkan di Bank yang ada di Indonesia :

Internet Banking

Internet Banking merupakan layanan teranyar e-Banking yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi via internet dengan menggunakan komputer/PC atau PDA. Fitur transaksi yang dapat dilakukan sama dengan Phone Banking yaitu informasi jasa/produk bank, informasi saldo rekening, transaksi pemindahbukuan antar rekening, pembayaran (a.l. kartu kredit, listrik, dan telepon), pembelian (a.l. voucher dan tiket), dan transfer ke bank lain. Kelebihan dari saluran ini adalah kenyamanan bertransaksi dengan tampilan menu dan informasi secara lengkap tertampang di layar komputer/PC atau PDA.

Sms Banking

SMS banking merupakan sebuah layanan yang pada dasarnya evolusi lebih lanjut dari Phone Banking, yang memungkinkan nasabah untuk bertransaksi via HP dengan perintah SMS. Fitur transaksi yang dapat dilakukan yaitu informasi saldo rekening, pemindahbukuan antar rekening, pembayaran (a.l. kartu kredit, listrik, dan telepon), dan pembelian voucher.

Phone Banking

Phone Banking merupakan sebuah layanan yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi dengan bank via telepon. Pada awalnya lazim diakses melalui telepon rumah, namun seiring dengan makin populernya telepon genggam/HP, maka tersedia pula nomor akses khusus via HP bertarif panggilan flat dari manapun nasabah berada.

ATM (automated teller machine)

Automated Teller Machine atau Anjungan Tunai Mandiri merupakan saluran e-Banking paling populer yang kita kenal. Setiap kita pasti mempunyai kartu ATM dan menggunakan fasilitas ATM. Fitur tradisional ATM adalah untuk mengetahui informasi saldo dan melakukan penarikan tunai.
Dalam perkembangannya, fitur semakin bertambah yang memungkinkan untuk melakukan pemindahbukuan antar rekening, pembayaran (a.l. kartu kredit, listrik, dan telepon), pembelian (a.l. voucher dan tiket), dan yang terkini transfer ke bank lain (dalam satu switching jaringan ATM).

Tips Aman E-Banking

Berikut adalah beberapa tips aman dalam menggunakan e-banking :
  • Jangan memberitahukan kode akses/nomor pribadi SMS Banking Anda kepada orang lain.
  • Usahakan setiap melakukan transaksi melalui SMS Banking, tunggulah beberapa saat hingga Anda menerima respon balik atas transaksi tersebut.
  • Jangan pernah memberi tahu pin anda ke orang lain.

Jenis-Jenis Transaksi e-Banking

Transaksi yang dapat anda lakukan melalui internet banking atau e-banking diantaranya adalah :
  • Pengecekan Saldo
  • Tranfer Uang
  • Pembayaran tagihan
  • Informasi rekening
  • Pemindahbukuan
  • Pembelian pulsa dan pembelian lainnya

Contoh-contoh Bank yang Menyediakan Fasilitas Internet Banking

Banyak sekali bank di Indonesia yang sudah menggunakan internet banking diantaranya :
  • BCA (www.klikbca.com)
  • Bank Mandiri (www.bankmandiri.co.id)
  • CIMB Niaga (www.cimbniaga.com)
  • BII (www.bii.co.id)
  • BRI iBank (www.ib.bri.co.id)
 

A.       E-Commerce

e-Commerce adalah

E-commerce (perdagangan elektronik), adalah kegiatan jual beli barang/jasa atau transimisi dana atau data melalui jaringan elektronik, terutama internet.
Namun kini e-commerce telah mengalami berbagai macam perkembangan, mulai dari fungsi sampai jenis-jenis e-commerce yang berbagai macam.
Setidaknya ada tujuh jenis dasar e-commerce atau bentuk bisnis e-commerce dengan karakteristik berbeda:
  • Business-to-Business (B2B)
  • Business-to-Consumer (B2C)
  • Consumer-to-Consumer (C2C)
  • Consumer-to-Business (C2B)
  • Business-to-Administration (B2A)
  • Consumer-to-Administration (C2A)
  • Online-to-Offline (O2O)

1. Business-to-Business (B2B)

B2B e-commerce meliputi semua transaksi elektronik barang atau jasa yang dilakukan antar perusahaan. Produsen dan pedagang tradisional biasanya menggunakan jenis e-commerce ini.
Umumnya e-commerce dengan jenis ini dilakukan dengan menggunakan EDI (Electronic Data Interchange) dan email dalam proses pembelian barang dan jasa, informasi dan konsultasi, atau pengiriman dan permintaan proposal bisnis.
EDI (Electronic Data Interchange) adalah proses transfer data yang terstruktur, dalam format standar yang disetujui, dari satu sistem komputer ke sistem komputer lainnya, dalam bentuk elektronik.
Contoh website e-commerce B2B adalah Bizzy dan Ralali.
Bizzy merupakan eCommerce pertama yang memiliki konsep B2B atau Business To Business di Indonesia. Bizzy menyediakan solusi bagi perusahaan yang memiliki masalah dalam hal pengadaan suplai dan jasa kebutuhan bisnis.
Produk yang disediakan oleh Bizzy antara lain, Office Supplies (ATK), Elektronik, Pantry dan lain-lain.
Hasil gambar untuk gambar bisnis to bisnis

Contoh salah satu website yang menerapkan jenis e-commerce B2B
Ralali adalah salah satu perusahaan B2B eCommerce Indonesia yang menjual produk-produk MRO (Maintenance, Repair, and Operational).
Dengan perusahaan PT. Raksasa Laju Lintang yang telah aktif sejak 2013, Ralali menyedian berbagai macam kebutuhan otomotif, alat ukur, GPS, dan peralatan listrik lainnya.

2. Business-to-Consumer (B2C)

B2C adalah jenis e-commerce antara perusahaan dan konsumen akhir. Hal ini sesuai dengan bagian ritel dari e-commerce yang biasa dioperasikan oleh perdagangan ritel tradisional.
Jenis ini bisa lebih mudah dan dinamis, namun juga lebih menyebar secara tak merata atau bahkan bisa terhenti.
Jenis e-commerce ini berkembang dengan sangat cepat karena adanya dukungan munculnya website serta banyaknya toko virtual bahkan mal di internet yang menjual beragam kebutuhan masyarakat.
Nah, kalau E-Commerce itu disebut juga Perdagangan elektronik atau e-dagang. Jika diartikan lebih luas, e- commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, dan sistem manajemen inventori otomatis.



C.      M- Dagang atau M-Commerce
Selanjutnya M-dagang atau M-Commerce (Mobile-Commerce, mCommerce). M-Commerce adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) dengan menggunakan peralatan portabel/mobile seperti: telepon genggam, telepon pintar, PDA, notebook, dan lain lain. Pada saat pengguna komputer berpindah dari satu tempat ke tempat lain (sewaktu berada dalam mobil, misalnya), pengguna komputer tersebut dapat melakukan transaksi jual beli produk di Internet dengan menggunakan sistem m-dagang ini. Selain m-dagang, istilah lain yang sering dipakai adalah m-bisnis (Mobile Business atau m-business). Dasarnya, m-dagang adalah gabungan dari perdagangan elektronik (e-dagang) dengan mobile computing. Bisa dikatakan bahwa m-dagang ini adalah e-dagang yang berada dalam lingkungan nirkabel. Seperti halnya e-dagang pada umumnya, penggunaan m-dagang bisa ditransaksikan melalui Internet, jaringan komunikasi pribadi, kartu pintar, dan infrastruktur lainnya. M-dagang membuka peluang untuk memberikan layanan baru bagi customer yang telah ada, dan untuk menarik customer baru.

D.      L-dagang atau L-Commerce
L-dagang atau L-Commerce (Location based-Commerce) adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) yang menekankan pada pencarian informasi yang dihasilkan oleh peralatan GPS (Global Positioning Systems) dan satelit. Berbeda dengan m-dagang yang lebih menekankan pada aspek pemakaian peralatan mobile, maka L-dagang bisa menggunakan baik peralatan mobile maupun komputer jenis desktop. Salah satu contoh yang sering dijumpai dalam L-dagang adalah pencarian informasi mengenai letak restoran yang terdekat dengan tempat pengguna Internet tersebut berada. Contoh lain dari L-dagang adalah sistem penelusuran paket pengiriman barang yang dikirim lewat perusahaan UPS atau Federal Express di Amerika Serikat.
Tadi kan gue udah bahas tentang beberapa peragkat TIK yang sudah digunakan oleh manusia

 Berikut ini beberapa manfaat ICT di bidang ekonomi.
1.        Pemasaran Online
Kemajuan teknologi memudahkan para produsen dan distributor dalam memasarkan produk. Mereka tidak harus berkeliling untuk mempromosikan produknya kepada khalayak. Cukup bermodalkan domain dan perangkat daring lainnya, produk sudah dapat diketahui oleh calon konsumen. Sebagai dampaknya, produk akan diketahui tidak sebatas daerah tertentu saja melainkan diketahui oleh orang-orang di lingkar luar yang kemungkinan tidak pernah dijangkau oleh produsen. Selain itu, biaya yang dikeluarkan akan relatif lebih kecil jika dibandingkan memuat iklan di media lain.
2.        Transaksi Jarak Jauh
Dengan adanya teknologi, calon konsumen tidak perlu lagi bersusah payah pergi ke toko untuk mencari barang atau jasa yang dibutuhkannya. Ia cukup duduk di tempat dengan menekan tombol-tombol komputer, menggeser tetikus, dan atau mengetuk layar telepon pintar yang dimiliki.
3.        Penerimaan Karyawan secara Online
Perusahaan tidak akan berjalan tanpa karyawan. Untuk mendapatkan secara cepat, perusahaan dapat menginformasikannya melalui website. Dengan demikian, informasi kemungkinan besar lebih cepat diketahui calon karyawan dibanding pengumuman pada selembar kertas yang ditempel di papan pengumuman atau ditaruh di pinggir jalan.
4.        Bekerja Online
Bekerja tidak harus pontang-panting. Di depan komputer atau gadget, duduk sambil mendengarkan musik alon-alon pun dapat menghasilkan selembar uang. Sebagai contoh, bekerja sebagai internet marketing. Dalam hal ini, seseorang tidak harus memiliki produk sendiri. Ia cukup menjadi re-seller. Hal yang paling dibutuhkan dalam pekerjaan ini adalah kelihaian dan pengetahuan yang cukup di bidang internet. Sebab, ia harus memperkenalkan produk orang lain hingga terjual.
5.        Kemudahan Transaksi Perbankan bagi Nasabah
Menarik uang (tabungan) di bank menjadikan suatu hal yang mengesalkan jika harus mengantre berjam-jam. Namun, hal tersebut sudah dapat diatasi hanya dengan memiliki sebuah kartu plastik yang lazim disebut kartu ATM. Nasabah cukup memasukkan kartu ATM dan PIN serta mengetik sejumlah uang dibutuhkan di mesin ATM dan uang pun akan segera diperoleh. Selain itu, kartu ATM juga memudahkan nasabah bank dalam berbelanja. Ia tidak perlu membawa uang ke toko, mall, atau supermarket.
6.        Kemudahan dalam Administrasi (Keuangan)
Profesi bendahara atau akuntan membutuhkan ketelitian yang tinggi untuk membuat laporan keuangan. Seorang akuntan membutuhkan waktu yang lama untuk menghitung deretan angka jika dilakukan secara manual menggunakan kalkulator. Selain waktu yang lama, kadangkala terdapat kekeliruan. Namun, hal tersebut bukan zamannya lagi. Akuntan cukup memasukkan angka-angka ke dalam suatu aplikasi dan laporan keuangan akan terhitung secara otomatis. Di sisi lain, teller di bank tidak mungkin menghitung uang satu-satu lembar. Ia membutuhkan suatu teknologi muktahir untuk menghitung uang secara cepat dan tepat agar nasabah tidak lama mengantre.


PENERAPAN APLIKASI ICT DALAM BIDANG EKONOMI

  E-Banking
Kita liat dari susunan katanya saja, e = elektronik dan banking . Artinya sangat luas yaitu aktivitas perbankan yang dijalankan melalui media elektronik, seperti ATM juga termasuk di dalamnya. Internet banking juga dalam lingkup itu, hanya saja lebih khusus dan diistilahkan internet banking. Sedangkan yang menggunakan mobile device seperti via HP dikenal dengan m-banking, ya termasuk jenis e-banking juga.
        Pengertian E-Banking,  E-banking didefinisikan sebagai penghantaran otomatis jasa dan produk bank secara langsung kepada nasabah melalui elektronik, saluran komunikasi interaktif. E-Banking meliputi sistem yang memungkinkan nasabah bank, baik individu ataupun bisnis, untuk mengakses rekening, melakukan transaksi bisnis, atau mendapatkan informasi produk dan jasa bank melalui jaringan pribadi atau publik, termasuk internet. Nasabah dapat mengakses e-banking melalui piranti pintar elektronik seperti komputer/PC, PDA, ATM, atau telepon.
Hasil gambar untuk gambar Alur pengaplikasian sistem E - Banking
 Gambar 3.1 Alur pengaplikasian sistem E - Banking   


E-Commerce
        Perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
        Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
        E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
Hasil gambar untuk gambar e commerce


M- Dagang
        M-dagang atau M-Commerce (Mobile-Commerce, mCommerce) adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) dengan menggunakan peralatan portabel/mobile seperti: telepon genggam, telepon pintar, PDA, notebook, dan lain lain. Pada saat pengguna komputer berpindah dari satu tempat ke tempat lain (sewaktu berada dalam mobil, misalnya), pengguna komputer tersebut dapat melakukan transaksi jual beli produk di Internet dengan menggunakan sistem m-dagang ini. Selain m-dagang, istilah lain yang sering dipakai adalah m-bisnis (Mobile Business atau m-business).
        Dasarnya, m-dagang adalah gabungan dari perdagangan elektronik (e-dagang) dengan mobile computing. Bisa dikatakan bahwa m-dagang ini adalah e-dagang yang berada dalam lingkungan nirkabel. Seperti halnya e-dagang pada umumnya, penggunaan m-dagang bisa ditransaksikan melalui Internet, jaringan komunikasi pribadi, kartu pintar, dan infrastruktur lainnya. M-dagang membuka peluang untuk memberikan layanan baru bagi customer yang telah ada, dan untuk menarik customer baru.
Hasil gambar untuk gambar Alur pengaplikasian Sistem Mobile Commerce (m-commerce)
Gambar 3.3 Alur pengaplikasian Sistem Mobile Commerce (m-commerce)


L-dagang atau L-Commerce
        L-dagang atau L-Commerce (Location based-Commerce) adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) yang menekankan pada pencarian informasi yang dihasilkan oleh peralatan GPS (Global Positioning Systems) dan satelit. Berbeda dengan m-dagang yang lebih menekankan pada aspek pemakaian peralatan mobile, maka L-dagang bisa menggunakan baik peralatan mobile maupun komputer jenis desktop.
        Salah satu contoh yang sering dijumpai dalam L-dagang adalah pencarian informasi mengenai letak restoran yang terdekat dengan tempat pengguna Internet tersebut berada. Contoh lain dari L-dagang adalah sistem penelusuran paket pengiriman barang yang dikirim lewat perusahaan UPS atau Federal Express di Amerika Serikat. Namun sekarang, L-dagang juga sudah mulai dipakai untuk melihat waktu kedatangan bis kota secara tepat di suatu halte bis tertentu, yang sangat bermanfaat pada saat musim dingin yang mencekam tiba.
        Di bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa komputer peranan teknologi informasi akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidental dan menyediakan banyak informasi dengan cepat dan tepat.
                Sistem Informasi Manajemen (Management Information System – MIS), merupakan sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah, atau perusahaan kecil. SIM dapat diterapkan pada semua tingkat atau level manajemen yang ada yaitu manajemen tingkat atas (top management), manajemen tingkat menengah (middle management), dan manajemen tingkat bawah (lower management).
                Di perusahaan dagang seperti department store, telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kendali komputer sehingga mesin tersebut dapat dikendalikan oleh pihak manajer hanya dari ruang kerjanya secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang dagangan, menghitung laba rugi, inventaris, dan sebagainya.
Di bidang perbankan, salah satu solusi sistem informasi perbankan telah diperkenalkan oleh perusahaan besar seperti Hewlett-Packard (HP), yang bekerja sama dengan Infosys telah memperkenalkan solusi core banking, yang disebut Finacle kepada bank-bank di Indonesia. Finacle memberikan solusi bagi bank yang ingin melakukan up-grade terhadap sistem yang telah mereka miliki. Dengan menggunakan Finacle, up-grade sistem bisa dilaksanakan dengan resiko investasi maupun kegagalan migrasi yang rendah. Ini penting bagi bank-bank agar mampu menghadapi siklus bisnis yang selalu berubah. Dengan solusi terpadu ini – berupa software dan hardware, jaringan, sistem integrasi, serta opsi consulting dan outsourcing – bank juga akan memiliki nilai tambah sehingga menjadi lebih kompetitif.
                Perkembangan teknologi informasi telah mempengaruhi kebijakan dan strategi dunia usaha perbankan yang selanjutnya lebih mendorong inovasi dan persaingan di bidang layanan terutama jasa layanan pembayaran melalui bank. Inovasi jasa layanan perbankan yang berbasis teknologi tersebut terus berkembang mengikuti pola kebutuhan nasabah bank. Transaksi perbankan berbasis elektronik, termasuk internet dan menggunakan handphone merupakan bentuk perkembangan penyedia jasa layanan bank yang memberikan peluang usaha baru bagi bank yang kerakibat pada perubahan strategi usaha perbankan, dari yang berbasis manusia (tradisional) menjadi berbasis teknologi informasi yang lebih efisien dan praktis bagi bank. Pada perusahaan jasa seperti perbankan komputer digunakan untuk menghitung bunga secara otomatis, transaksi on-line, ATM, dan sebagianya.
                Komputer juga banyak digunakan untuk proses akuntansi, melakukan analisis keuangan, neraca, laba-rugi, dan sebagainya. Bahkan ada beberapa software yang secara khusus disediakan untuk operasi akuntansi. Di bidang perhotelan komputer digunakan untuk menentukan jumlah dan jenis kamar yang telah terisi dan masih kosong. Bahkan saat ini pada penjualan pertokoan kecil, usaha kecil dan menengah (UKM), apotek dan bermacam-macam usaha kecil lainnya juga telah banyak menggunakan komputer.
Hasil gambar untuk gambar Alur pengaplikasian Sistem E-Commerce
Gambar 3.4 Alur pengaplikasian Sistem L-Commerce




Dampak Positif Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Ekonomi
 internetbanking
Teknologi yang berkembang pesat, baik teknologi informasi, komunikasi, maupun transportasi. Sehingga orang dapat berhubungan melewati batas-batas negara. Lebih lanjut dampak positif teknologi informasi dan komunikasi di bidang ekonomi adalah:
  1. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.
  2. Terjadinya industrialisasi.
  3. Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.
  1. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
  1. Kemajauan ekonomi dalam bidang kedokteran mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi.
  2. Semakin maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
  3. Dengan fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk.
  4. Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu.
  5. Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi.
  6.   Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak.
  7. Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah.
  8. Bisnis yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-transaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan.
  9. Pemanfaatan TIK untuk membuat layanan baru dalam perekonomian dan bisnis antara lain internet banking, SMS banking, dan e-commerce.
  • Internet Banking
Internet banking adalah layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan internet. Transakasi yang dapat dilakukan adalah pengecekan saldo, transfer uang, pembayaran tagihan. Keuntungan internet banking bagi bank adalah bank dapat memberikan keleluasaan kepada nasabah untuk melakukan transaksi dimana saja dan kapan saja.
Keuntungan internet banking bagi nasabah antara lain:
a. Menghemat waktu, karena tidak perlu datang ke bank untuk melakukan transaksi.
b. Menghemat biaya, karena transportasi menuju ke bank dapat dihilangkan.
c. Lebih cepat, karena tidak perlu menunggu antrean yang banyak.


  • SMS Banking
SMS Banking adalah layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan SMS (Short Message Service). Transaksi yang dapat dilakukan adalah pengecekan saldo, transfer uang, dan pembayaran tagihan.


  • E-commerce Perdagangan elektronik (Electronic commerce )
Electronic commerce adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatkan internet. Keuntungan perdagangan elektronik antara lain:
1. Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu.
2. Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi
3. Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak.
4. Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah.

Keuntungan yang diperoleh konsumen antara lain:
a. Konsumen tidak perlu ke toko untuk mendapat barang.
b. Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan.
c. Konsumen dapat membandingkan harga dari pemasang iklan lain di internet.
d. Konsumen dapat membeli barang yang di dalam negeri tidak ada
e. Harga barang lebih murah.
  1. Dengan berkembangnya TIK yang menyebabkan banyaknya bermunculan pedagang online, konsumen tidak perlu ke toko untuk mendapat barang.
  2. Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan.
  3. Konsumen dapat membandingkan harga dari pemasang iklan lain di internet.
  4. Konsumen dapat membeli barang yang tidak ada di dalam negeri.
  5. Di bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa computer akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidentil dan menyediakan informasi dengan cepat dan tepat.Sistem Informasi Manajemen (SIM) / Management Information system (MIS), merupakan sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah, bahkan perusahaan kecil. Di perusahaan dagang seperti department store, telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kontrol komputer sehingga mesin tersebut dapat dikontrol oleh pihak manajer hanya dari ruangan kerjanya secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang dagangan, menghitung rugi laba, inventori dan sebagainya  Dampak Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Ekonomi

    Beberapa dampak negatif dari Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang pemerintahan, antara lain:
    1. Dengan mudahnya melakukan transaksi di internet menyebabkan akan semakin memudahkan pula transaksi yang dilarang seperti transaksi barang selundupan atau transaksi narkoba.
    2. Hal yang sering terjadi adalah pembobolan rekening suatu lembaga atau perorangan yang mengakibatkan kerugian financial yang besar.
    3. Dengan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan banyaknya terjadi kasus penipuan dalam perdagangan online.
    4. Resistensi Membeli Secara Online. Bagi orang awam yang belum pernah bertransaksi secara online, akan merasa janggal ketika harus bertransaksi tanpa bertatap muka atau melihat penjualnya. Belum lagi ketakutan bila pembayaran tak terkirim atau tak diterima. Atau barang tak dikirim, atau bahkan barang dikirim tetapi tak diterima.
    1. Violance and Gore. Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan dalam dunia bisnis di internet. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs mereka, salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang tabu.
    1. Carding. Karena sifatnya yang langsung (real time), cara belanja dengan menggunakn kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internetpun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan kartu kredit) online dan mencatat kode kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka daptkan untuk melakukan kejahatan.
    1. Cybercrime
    Cybercrime adalah kejahatan yang di lakukan seseorang dengan sarana internet di dunia maya yang bersifat:
    • Melintasi batas Negara
    • Perbuatan dilakukan secara illegal
    • Kerugian sangat besar
    • Sulit pembuktian secara hokum
    1. Hacking
    Usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atupun mencari kelemahan system jaringan. Seperti hacking pada facebook yang sering terjadi sebagai sarana untuk jual beli online sehingga menimbulkan kerugian bagi penjual ataupun pembeli.
    1. Cracking
    Usaha memasuki secara illegal sebuah jaringan dengan maksud mencuri, mengubah atau menghancurkan file yang di simpan pada jaringan tersebut. Dalam dunia bisnis online hal ini menimbulkan kerugian yang besar.
    1. Saling menghujat di media sosial karena pengambilan foto-foto testimony ataupun foto-foto produk yang dijual tanpa izin.


    Kesimpulan

    Kami dapat menyimpulkan  bahwa Perkembangan Teknologi Informasi itu sangat penting untuk kebutuhan-kebutuhan manusia dalam berbagai bidang-bidang dan aspek kehidupan. Seperti halnya dibidang sosial, teknologi informasi sangat penting untuk mencari suatu segala informasi didunia, serta membantu agar manusia bisa lebih mudah berkomunikasi, tanpa memikirkan seberapa jauh yang dia tuju serta mau dimana dia berada. Perkembangan Teknologi Informasi juga bermanfaat dibidang ekonomi, untuk membantu mempromosikan produk dengan iklan secara mudah dan cepat, mempermudah untuk mencari informasi mengenai pekerjaan serta cara mendapatkan uang yang lebih mudah di internet.


    Saran

    Seiring dengan Perkembangan Teknologi Informasi, saran dari kami agar selaku pembaca selalu mempergunakan Teknologi tersebut, dengan memanfaatkan dengan baik dan mempergunakannya ke hal yang positif, dan kami berharap agar Perkembangan Teknologi Informasi bisa lebih ditingkatkan / dipercanggih lagi dan dipermudah lagi dalam mempergunakannya. Kami juga menyarankan kepada pembaca agar senantiasa selalu menggali dan mencari tahu tentang ilmu pengetahuan Teknologi Informasi serta Perkembangannya.

    Demikian yang kami paparkan dalam makalah ini, yang tentunya masih begitu banyak kekurangan-kekurangan dalam penyusunannya. Kami mohon kepada para pembaca yang budiman agar dapat memaklumi serta memberikan keritik dan saran yang membangun kepada kami.



     



 


 

         




 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DEMOKRASI DIGITAL

    CONTOH KASUS ELECTRONIC VOTES IN HAITI DARI UANG PUBLIK DALAM DEMOKRASI  DI ERA DIGITAL Konsep Demokrasi Digital ...