ICT (Information and Communication
Technology)
Pengertian ICT(Information and Communication Technology)
ICT (Information and Communication Technology) adalah
perangkat teknologi yang digunakan
dalam pengolahan data, penyusunan,
penyimpanan, serta manipulasi data melalui berbagai cara untuk memproses dan
menyampaikan informasi yang berkualitas. Teknologi informasi dan komunikasi
menjadi kebutuhan yang mendasar pada era modern ini. Berbagai teknologi pada
masa kini sudah semakin dikembangkan dengan berbasis pada ICT. Sebagian besar
manusia sudah menganggap teknologi sebagai bagian dari kehidupannya. ICT memberikan
banyak dampak positif di berbagai bidang kehidupan manusia, terutama di bidang
informasi dan komunikasi. ICT semakin mempermudah aktivitas komunikasi manusia
dan menyebabkan segala hal menjadi lebih instan. Dengan adanya ICT, proses
penyampaian dan penerimaan pesan menjadi lebih cepat dan mudah. Individu dapat
dengan mudah mengakses informasi yang mereka butuhkan melalui ICT. Hadirnya ICT
membawa dampak bagi manusia di seluruh dunia, dimana mereka dapat saling
bertukar informasi satu sama lain pada jarak yang berjauhan secara cepat dan
efisien. Dalam hal bisnis, adanya ICT dapat menghemat biaya pemasaran produk.
ICT juga dapat mendukung pembelajaran, dimana individu dapat mempelajari suatu
ilmu pengetahuan melalui penggunaan ICT. Hadirnya ICT semakin meningkatkan
inovasi pembelajaran, misalnya dengan penggunaan e-learning yang praktis.
Dengan adanya sistem pembelajaran multimedia dengan berbasis ICT, kualitas
pengajaran menjadi lebih efektif dan mampu membuat suatu pembahasan menjadi
lebih menarik dan mudah dicerna.
Seperti yang kita ketahui bahwa teknologi informasi dan komunikasi terus
mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan zaman. Perkembangan
teknologi dilakukan secara terus-menerus untuk semakin mempermudah kehidupan
manusia dalam berbagai bidang. Industri ICT telah berkembang sebelum tahun
2000-an. Hal ini terbukti dengan adanya penemuan telepon oleh Antonio Meucci
pada tahun 1875. Penemuan telepon pun kemudian berlanjut dengan penemuan radio,
televisi, komputer, dan internet. Sebelum tahun 2000, teknologi informasi dan
komunikasi masih sangat sederhana dan kuno. Masyarakat yang tertarik
menggunakan ICT pun masih sangat sedikit. Selain itu, hanya sedikit pula
masyarakat yang mampu membeli perangkat teknologi tersebut. Pada saat itu,
penggunaan ICT juga masih terbatas dan ICT yang ada pada saat itu sudah
dianggap mewah bagi masyarakat.
Sesudah era 2000-an, ICT mengalami perkembangan yang pesat. Perangkat teknologi
yang muncul semakin canggih dan beragam. Perangkat analog pun mulai digantikan
oleh perangkat digital, yang ditandai dengan konvergensi telekomunikasi dan
komputasi multimedia. Masyarakat dapat mencari informasi dengan mudah, tidak
terbatas, dan dapat mengelola data secara efisien. Bahkan ICT sekarang sudah dapat
dijangkau dan dimiliki oleh berbagai kalangan masyarakat. Masyarakat pada era
ini sudah sangat peka terhadap teknologi berbasis ICT dan teknologi tersebut
mempermudah berbagai aktivitas komunikasi. Pada abad ke-18, teknologi digunakan
sebagai alat untuk menggantikan otot manusia, tetapi pada abad ke-21, teknologi
mulai digunakan sebagai alat untuk menggantikan otak manusia. Negara-negara
maju di dunia sudah dapat melihat peluang pada industri ICT, tetapi
negara-negara berkembang masih belum dapat memaksimalkan pemanfaatan ICT. Pada
saat ini, kita dapat melihat bahwa negara-negara maju bersaing untuk
mengembangkan teknologi dan memanfaatkan teknologi tersebut secara maksimal.
Oleh karena itu, dapat dilihat bahwa sesudah tahun 2000-an, ICT sangat dimanfaatkan
oleh negara maju, yang kemudian disusul oleh negara berkembang.
Kemajuan ICT turut mempengaruhi perkembangan dalam bidang ekonomi, khusunya
bisnis. Salah satu bentuk perkembangan tersebut adalah dengan hadirnya
e-commerce (electronic commerce) atau perdagangan elektronik. E-commerce
merupakan proses distribusi, penjualan, pembelian, dan pemasaran produk barang
atau jasa melalui sistem elektronik, misalnya melalui media seperti televisi
dan internet. Keberadaan e-commerce telah mengubah pola bisnis di dunia. Dengan
memanfaatkan e-commerce tentunya akan memperluas peluang bisnis. Selain itu,
modal yang dipakai juga relatif lebih murah dan mudah untuk memulai bisnis
melalui e-commerce. Pebisnis tidak perlu menyewa ruangan, cukup hanya perlu memiliki
sambungan internet. Selain itu, pemasaran juga lebih luas karena siapapun dapat
melihat produk tersebut pada situs atau jejaring sosial tertentu. Tetapi,
bisnis e-commerce ini tentunya memiliki persaingan yang luas dan ketat.
Pebisnis perlu melakukan strategi pemasaran yang baik dan meyakinkan konsumen
untuk membeli produknya. E-commerce tentunya mengubah pola bisnis konvensional
menjadi lebih modern. Konsumen dapat membeli sebuah produk tanpa harus bertatap
muka secara langsung dengan penjual. Selain online shop, e-commerce juga
hadir dalam bentuk e-banking, dimana kita dapat memantau tabungan kita dan
melakukan transfer tanpa harus datang ke bank.
Kemajuan ICT yang semakin canggih bukan berarti tidak memiliki risiko.
Perkembangan teknologi dapat mengakibatkan kerawanan-kerawanan yang justru
berdampak buruk bagi manusia. Perkembangan ICT secara tidak langsung dapat
mengakibatkan munculnya cybercrime / kejahatan dunia maya. Contoh cybercrime
antara lain, pelanggaran privasi, pelanggaran hak cipta, pembajakan, perjudian,
hingga penipuan, seperti penipuan transaksi jual beli, mengakses informasi
seseorang dengan tujuan untuk melakukan kejahatan tertentu, dan sebagainya.
Kerugian akibat cybercrime tentunya sangat besar dan merugikan banyak pihak.
Oleh karena itu, dapat dilihat bahwa kejahatan dunia maya tidak hanya mengancam
dan merugikan individu secara personal, tetapi juga berdampak besar bagi
perekonomian negara. Apabila masyarakat tidak dapat menggunakan ICT secara
bijak, maka semakin terbukalah peluang kejahatan di dunia maya. Pada masa
sekarang ini, ICT masih sering disalahgunakan untuk hal-hal yang negatif.
Pada era mobile sekarang ini, perkembangan ICT tentunya berperan besar dalam
berbagai bidang kehidupan, terutama dalam bidang bisnis, dimana ICT dapat
dijadikan suatu peluang bisnis yang menguntungkan. Para produsen teknologi
berlomba-lomba untuk menghasilkan produk yang bersifat mobile sehingga lebih
fleksibel dan dapat dibawa kemana-mana. Dapat kita lihat bahwa pada era mobile
ini, penjualan komputer (PC) sudah mulai mengalami penurunan. Saat ini, orang
lebih memilih untuk membeli laptop, karena dapat lebih mudah untuk dibawa
kemanapun dan lebih praktis. Masyarakat kota semakin sibuk dan memiliki
mobilitas yang tinggi sehingga mereka tentunya lebih memilih teknologi mobile.
Era mobile juga menghadirkan tablet, sebagai salah satu perangkat teknologi
yang canggih dan memiliki banyak kegunaan. Ukuran tablet yang lebih kecil
daripada laptop juga menyebabkan beberapa orang lebih memilih untuk menggunakan
tablet. Selain laptop dan tablet, terdapat pula teknologi yang memiliki
kemajuan yang sangat pesat pada era ini, yaitu gadget atau smartphone. Saat
ini, dengan ukuran yang kecil, smartphone sudah semakin canggih dan memiliki
berbagai aplikasi yang semakin memudahkan manusia untuk melakukan aktivitas
komunikasi.
Perkembangan ICT juga meningkatkan peluang karir bagi masyarakat. Adanya tren
jejaring sosial, situs web, dan berbagai aplikasi memunculkan sebuah profesi user-interface
designer, yang bekerja untuk merancang tampilan visual teknologi tersebut.
Terdapat pula profesi manajer social media, untuk menciptakan image / citra
diri yang baik. Selain itu, terbuka pula kesempatan bekerja pada media online,
karena media online semakin berkembang dan dituntut untuk memenuhi kebutuhan
sumber informasi bagi masyarakat. Sebagian besar perusahaan juga membutuhkan
ICT untuk mendukung proses kerjanya. Banyak pula perusahaan yang membutuhkan
ahli teknologi untuk membentuk software bagi perusahaan tersebut. Beberapa
pekerjaan juga menuntut pekerjanya untuk dapat menguasai ICT agar dapat
melakukan pekerjaannya dengan lebih efektif. Jadi, hadirnya ICT tentunya
memberikan peluang karir baru di berbagai bidang, dimana para pekerjanya
tentunya harus memiliki dasar-dasar dalam menguasai penggunaan teknologi
tersebut.
MACAM-MACAM PERANGKAT ICT
Peralatan
Teknologi Informasi adalah peralatan yang digunakan untuk mendapatkan suatu
informasi yang dibutuhkan melalui media elektronik maupun cetak.Yang termasuk
peralatan teknolgi Informasi adalah:
1. Cash
Register
Cash Register yaitu alat yang digunakan untuk memperoleh
informasi pembayaran di kasir.Mesin penghitung Uang / Cash Register yang
membuat adalah James Jacob Ritty pada tahun 1879.
2. Kalkulator
Kalkulator
itu alat yang digunakan untuk memperoleh informasi hasil perhitungan angka.
3.Komputer
Komputer yaitu alat berupa hardware dan software yang digunakan untuk membantu manusia dalam mengolah data menjadi informasi dan menyimpannya untuk ditampilkan dilain waktu. Informasi yang dihasilkan komputer dapat berupa Tulisan, gambar, suara, video dan animasi.
Komputer yaitu alat berupa hardware dan software yang digunakan untuk membantu manusia dalam mengolah data menjadi informasi dan menyimpannya untuk ditampilkan dilain waktu. Informasi yang dihasilkan komputer dapat berupa Tulisan, gambar, suara, video dan animasi.
4.
Laptop /Notebook
Laptop/Notebook yaitu peralatan yang fungsinya sama dengan komputer tetapi
bentuknya praktis dapat dilipat dan dibawa ke mana sajakarena menggunakan
bantuan baterai charger sehingga bisa digunakan tanpa menggunakan listrik.
5.
Deskbook
Deskbook yaitu peralatan sejenis komputer yang bentuknya praktis yaitu CPU
menyatu dengan Monitor sehingga mudah diletakan diatas meja tanpa memakan
banyak tempat tetapi masih harus menggunakan listrik langsung.Karena belum
dilengkapi batterai.
.

6.
Personal Digital Assistant (PDA) / Komputer genggam
Personal Digital Assistant (PDA) / Komputer genggamyaitu peralatan sejenis
komputer tetapi bentuknya sangat mini sehingga dapat dimasukan saku, tetapi
manfaatnya hampir sama dengan komputer dapat mengolah data, bahkan sekarang
banyak PDA yang juga dapat berfungsi sebagai Handphone (PDA Phone).PDA
pertama kali muncul pada tahun 1986 dengan diluncurkannya The Psion Organiser
II.PDA pertama ini berbentuk seperti komputer genggam yang dilengkapi dengan
keyboard dan layar yang kecil.
7. Kamus Elektronik
Kamus Elektronikyaitu perlatan elektronik yang digunakan untuk untuk
menterjemahkan antar bahasa.
8.
MP4 Player
MP4 Playeryaitu peralatan yang digunakan sebagai media penyimpanan data
sekaligus sebagai alat pemutar video dan music serta game.
9.
Kamera digital
Kamera digital yaitu perlatan yang digunakan untuk menyimpan gambar atau video
dengan menggunakan metode penyimpanan secara digital atau disk.
10.
Alqur’an Digital
Alqur’an Digital yaitu Perlatan yang digunakan untuk menyimpan data berisi
Alqur’an yang dapat mengeluarkan tulisan dan suara.
Penerapan ICT dalam Bidang Ekonomi
Mungkin dulu ekonomi negara kita sangat buruk. Kita
sama-sama tau, kalau tingkat kemiskinan masyarakat Indonedia sejak dulu sangat
tinggi. Untuk mengatasi hal itu, berbagai cara dilakukan pemerintah dalam
memperbaiki perekonomian saat itu. Namun tetap saja peningkatannya belum
signifikan dan dirasakan secara merata oleh masyarakat. Hanya orang-orang tertentu
saja yang merasakan. Namun, sejak adanya ICT, sedikit demi sedikit, ekonomi
mulai membaik. ICT membantu dan mempermudah manusia dalam berbagai akses. Asal
teman-teman tau. Dalam penerepannya, ICT berperan besar membentuk ekonomi yang
baik. Antara lain:
1. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
2. Meningkatkan akurasi dan kecepatan perhitungan
3. Menyediakan informasi ekonomi dan data-data
statistic ekonomi dan keuangan yang up to date. Semua bidang kehidupan saat ini
sudah tidak bisa lagi dipisahkan dengan pengunaan perangkat TIK
adapun contoh ICT dalam bidang ekonomi adalah sebagai
berikut:
A.
E-Banking
Pengertian e-Banking (Internet Banking)
Pengertian e-banking adalah
kegiatan yang melakukan transaksi, pembayaran, dan transaksi lainnya melalui
internet dengan website milik bank yang dilengkapi sistem keamanan.
Jenis-jenis e-Banking
Berikut adalah macam-macam
produk E-Banking yang sudah diterapkan di Bank yang ada di Indonesia :
Internet Banking
Internet Banking merupakan
layanan teranyar e-Banking yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi via
internet dengan menggunakan komputer/PC atau PDA. Fitur transaksi yang dapat
dilakukan sama dengan Phone Banking yaitu informasi jasa/produk bank, informasi
saldo rekening, transaksi pemindahbukuan antar rekening, pembayaran (a.l. kartu
kredit, listrik, dan telepon), pembelian (a.l. voucher dan tiket), dan transfer
ke bank lain. Kelebihan dari saluran ini adalah kenyamanan bertransaksi dengan
tampilan menu dan informasi secara lengkap tertampang di layar komputer/PC atau
PDA.
Sms Banking
SMS banking merupakan sebuah
layanan yang pada dasarnya evolusi lebih lanjut dari Phone Banking, yang
memungkinkan nasabah untuk bertransaksi via HP dengan perintah SMS. Fitur
transaksi yang dapat dilakukan yaitu informasi saldo rekening, pemindahbukuan
antar rekening, pembayaran (a.l. kartu kredit, listrik, dan telepon), dan
pembelian voucher.
Phone Banking
Phone Banking merupakan sebuah
layanan yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi dengan bank via
telepon. Pada awalnya lazim diakses melalui telepon rumah, namun seiring dengan
makin populernya telepon genggam/HP, maka tersedia pula nomor akses khusus via
HP bertarif panggilan flat dari manapun nasabah berada.
ATM (automated teller machine)
Automated Teller Machine atau
Anjungan Tunai Mandiri merupakan saluran e-Banking paling populer yang kita
kenal. Setiap kita pasti mempunyai kartu ATM dan menggunakan fasilitas ATM.
Fitur tradisional ATM adalah untuk mengetahui informasi saldo dan melakukan
penarikan tunai.
Dalam perkembangannya, fitur
semakin bertambah yang memungkinkan untuk melakukan pemindahbukuan antar
rekening, pembayaran (a.l. kartu kredit, listrik, dan telepon), pembelian (a.l.
voucher dan tiket), dan yang terkini transfer ke bank lain (dalam satu
switching jaringan ATM).
Tips Aman E-Banking
Berikut adalah beberapa tips aman dalam
menggunakan e-banking :
- Jangan memberitahukan kode akses/nomor pribadi SMS Banking Anda kepada orang lain.
- Usahakan setiap melakukan transaksi melalui SMS Banking, tunggulah beberapa saat hingga Anda menerima respon balik atas transaksi tersebut.
- Jangan pernah memberi tahu pin anda ke orang lain.
Jenis-Jenis Transaksi e-Banking
Transaksi yang dapat anda lakukan melalui
internet banking atau e-banking diantaranya adalah :
- Pengecekan Saldo
- Tranfer Uang
- Pembayaran tagihan
- Informasi rekening
- Pemindahbukuan
- Pembelian pulsa dan pembelian lainnya
Contoh-contoh Bank yang Menyediakan Fasilitas Internet Banking
Banyak sekali bank di Indonesia yang sudah
menggunakan internet banking diantaranya :
- BCA (www.klikbca.com)
- Bank Mandiri (www.bankmandiri.co.id)
- CIMB Niaga (www.cimbniaga.com)
- BII (www.bii.co.id)
- BRI iBank (www.ib.bri.co.id)
A.
E-Commerce
e-Commerce adalah
E-commerce (perdagangan elektronik),
adalah kegiatan jual beli barang/jasa atau transimisi dana atau data
melalui jaringan elektronik, terutama internet.
Namun kini e-commerce
telah mengalami berbagai macam perkembangan, mulai dari fungsi sampai
jenis-jenis e-commerce yang berbagai macam.
Setidaknya ada tujuh jenis dasar e-commerce
atau bentuk bisnis e-commerce dengan karakteristik berbeda:
- Business-to-Business (B2B)
- Business-to-Consumer (B2C)
- Consumer-to-Consumer (C2C)
- Consumer-to-Business (C2B)
- Business-to-Administration (B2A)
- Consumer-to-Administration (C2A)
- Online-to-Offline (O2O)
1. Business-to-Business (B2B)
B2B e-commerce meliputi semua transaksi
elektronik barang atau jasa yang dilakukan antar perusahaan. Produsen dan
pedagang tradisional biasanya menggunakan jenis e-commerce ini.
Umumnya e-commerce dengan jenis ini
dilakukan dengan menggunakan EDI (Electronic Data Interchange) dan
email dalam proses pembelian barang dan jasa, informasi dan konsultasi, atau
pengiriman dan permintaan proposal bisnis.
EDI (Electronic Data Interchange) adalah
proses transfer data yang terstruktur, dalam format standar yang disetujui,
dari satu sistem komputer ke sistem komputer lainnya, dalam bentuk elektronik.
Bizzy merupakan eCommerce pertama yang
memiliki konsep B2B atau Business To Business di Indonesia. Bizzy menyediakan
solusi bagi perusahaan yang memiliki masalah dalam hal pengadaan suplai dan
jasa kebutuhan bisnis.
Produk yang disediakan oleh Bizzy antara lain, Office Supplies
(ATK), Elektronik, Pantry dan lain-lain.
Contoh salah satu website yang menerapkan jenis e-commerce
B2B
Ralali adalah salah satu perusahaan B2B eCommerce
Indonesia yang menjual produk-produk MRO (Maintenance, Repair, and
Operational).
Dengan perusahaan PT. Raksasa Laju Lintang yang
telah aktif sejak 2013, Ralali menyedian berbagai macam kebutuhan otomotif,
alat ukur, GPS, dan peralatan listrik lainnya.
2. Business-to-Consumer (B2C)
B2C adalah jenis e-commerce antara
perusahaan dan konsumen akhir. Hal ini sesuai dengan bagian ritel dari
e-commerce yang biasa dioperasikan oleh perdagangan ritel tradisional.
Jenis ini bisa lebih mudah dan dinamis, namun juga
lebih menyebar secara tak merata atau bahkan bisa terhenti.
Jenis e-commerce ini berkembang dengan
sangat cepat karena adanya dukungan munculnya website serta banyaknya toko
virtual bahkan mal di internet yang menjual beragam kebutuhan masyarakat.
Nah, kalau E-Commerce itu disebut juga Perdagangan
elektronik atau e-dagang. Jika diartikan lebih luas, e- commerce adalah
penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem
elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.
E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik,
dan sistem manajemen inventori otomatis.
C. M- Dagang atau M-Commerce
Selanjutnya M-dagang atau M-Commerce (Mobile-Commerce,
mCommerce). M-Commerce adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) dengan
menggunakan peralatan portabel/mobile seperti: telepon genggam, telepon pintar,
PDA, notebook, dan lain lain. Pada saat pengguna komputer berpindah dari satu
tempat ke tempat lain (sewaktu berada dalam mobil, misalnya), pengguna komputer
tersebut dapat melakukan transaksi jual beli produk di Internet dengan
menggunakan sistem m-dagang ini. Selain m-dagang, istilah lain yang sering
dipakai adalah m-bisnis (Mobile Business atau m-business). Dasarnya, m-dagang
adalah gabungan dari perdagangan elektronik (e-dagang) dengan mobile computing.
Bisa dikatakan bahwa m-dagang ini adalah e-dagang yang berada dalam lingkungan
nirkabel. Seperti halnya e-dagang pada umumnya, penggunaan m-dagang bisa
ditransaksikan melalui Internet, jaringan komunikasi pribadi, kartu pintar, dan
infrastruktur lainnya. M-dagang membuka peluang untuk memberikan layanan baru
bagi customer yang telah ada, dan untuk menarik customer baru.
D. L-dagang atau L-Commerce
L-dagang atau L-Commerce (Location based-Commerce) adalah
sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) yang menekankan pada pencarian
informasi yang dihasilkan oleh peralatan GPS (Global Positioning Systems) dan
satelit. Berbeda dengan m-dagang yang lebih menekankan pada aspek pemakaian
peralatan mobile, maka L-dagang bisa menggunakan baik peralatan mobile maupun
komputer jenis desktop. Salah satu contoh yang sering dijumpai dalam L-dagang
adalah pencarian informasi mengenai letak restoran yang terdekat dengan tempat
pengguna Internet tersebut berada. Contoh lain dari L-dagang adalah sistem
penelusuran paket pengiriman barang yang dikirim lewat perusahaan UPS atau
Federal Express di Amerika Serikat.
Tadi kan gue udah bahas tentang beberapa peragkat TIK yang
sudah digunakan oleh manusia
Berikut ini beberapa
manfaat ICT di
bidang ekonomi.
1. Pemasaran Online
Kemajuan teknologi memudahkan para produsen dan distributor
dalam memasarkan produk. Mereka tidak harus berkeliling untuk mempromosikan
produknya kepada khalayak. Cukup bermodalkan domain dan perangkat daring
lainnya, produk sudah dapat diketahui oleh calon konsumen. Sebagai dampaknya,
produk akan diketahui tidak sebatas daerah tertentu saja melainkan diketahui
oleh orang-orang di lingkar luar yang kemungkinan tidak pernah dijangkau oleh
produsen. Selain itu, biaya yang dikeluarkan akan relatif lebih kecil jika
dibandingkan memuat iklan di media lain.
2. Transaksi Jarak Jauh
Dengan adanya teknologi, calon konsumen tidak perlu lagi
bersusah payah pergi ke toko untuk mencari barang atau jasa yang dibutuhkannya.
Ia cukup duduk di tempat dengan menekan tombol-tombol komputer, menggeser
tetikus, dan atau mengetuk layar telepon pintar yang dimiliki.
3. Penerimaan Karyawan secara Online
Perusahaan tidak akan berjalan tanpa karyawan. Untuk
mendapatkan secara cepat, perusahaan dapat menginformasikannya melalui website.
Dengan demikian, informasi kemungkinan besar lebih cepat diketahui calon
karyawan dibanding pengumuman pada selembar kertas yang ditempel di papan
pengumuman atau ditaruh di pinggir jalan.
4. Bekerja Online
Bekerja tidak harus pontang-panting. Di depan komputer atau
gadget, duduk sambil mendengarkan musik alon-alon pun dapat menghasilkan
selembar uang. Sebagai contoh, bekerja sebagai internet marketing. Dalam hal
ini, seseorang tidak harus memiliki produk sendiri. Ia cukup menjadi re-seller.
Hal yang paling dibutuhkan dalam pekerjaan ini adalah kelihaian dan pengetahuan
yang cukup di bidang internet. Sebab, ia harus memperkenalkan produk orang lain
hingga terjual.
5. Kemudahan Transaksi Perbankan bagi
Nasabah
Menarik uang (tabungan) di bank menjadikan suatu hal yang
mengesalkan jika harus mengantre berjam-jam. Namun, hal tersebut sudah dapat
diatasi hanya dengan memiliki sebuah kartu plastik yang lazim disebut kartu
ATM. Nasabah cukup memasukkan kartu ATM dan PIN serta mengetik sejumlah uang
dibutuhkan di mesin ATM dan uang pun akan segera diperoleh. Selain itu, kartu
ATM juga memudahkan nasabah bank dalam berbelanja. Ia tidak perlu membawa uang
ke toko, mall, atau supermarket.
6. Kemudahan dalam Administrasi
(Keuangan)
Profesi bendahara atau akuntan membutuhkan ketelitian yang
tinggi untuk membuat laporan keuangan. Seorang akuntan membutuhkan waktu yang
lama untuk menghitung deretan angka jika dilakukan secara manual menggunakan
kalkulator. Selain waktu yang lama, kadangkala terdapat kekeliruan. Namun, hal
tersebut bukan zamannya lagi. Akuntan cukup memasukkan angka-angka ke dalam
suatu aplikasi dan laporan keuangan akan terhitung secara otomatis. Di sisi
lain, teller di bank tidak mungkin menghitung uang satu-satu lembar. Ia
membutuhkan suatu teknologi muktahir untuk menghitung uang secara cepat dan tepat
agar nasabah tidak lama mengantre.
PENERAPAN
APLIKASI ICT DALAM BIDANG EKONOMI
E-Banking
Kita liat dari susunan katanya
saja, e = elektronik dan banking . Artinya sangat luas yaitu aktivitas
perbankan yang dijalankan melalui media elektronik, seperti ATM juga termasuk
di dalamnya. Internet banking juga dalam lingkup itu, hanya saja lebih khusus
dan diistilahkan internet banking. Sedangkan yang menggunakan mobile device
seperti via HP dikenal dengan m-banking, ya termasuk jenis e-banking juga.
Pengertian
E-Banking, E-banking didefinisikan sebagai penghantaran otomatis jasa dan
produk bank secara langsung kepada nasabah melalui elektronik, saluran
komunikasi interaktif. E-Banking meliputi sistem yang memungkinkan nasabah
bank, baik individu ataupun bisnis, untuk mengakses rekening, melakukan
transaksi bisnis, atau mendapatkan informasi produk dan jasa bank melalui
jaringan pribadi atau publik, termasuk internet. Nasabah dapat mengakses
e-banking melalui piranti pintar elektronik seperti komputer/PC, PDA, ATM, atau
telepon.
Gambar 3.1 Alur pengaplikasian sistem E -
Banking
E-Commerce
Perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic
commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang
dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau
jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik,
pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem
pengumpulan data otomatis.
Industri
teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan
penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial,
seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran
(e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi
online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic
data interchange /EDI), dll.
E-dagang
atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business
lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga
pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll.
Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata
atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan
bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman
barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
M- Dagang
M-dagang
atau M-Commerce (Mobile-Commerce,
mCommerce) adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) dengan menggunakan
peralatan portabel/mobile seperti: telepon genggam, telepon pintar, PDA,
notebook, dan lain lain. Pada saat pengguna komputer berpindah dari satu tempat
ke tempat lain (sewaktu berada dalam mobil, misalnya), pengguna komputer
tersebut dapat melakukan transaksi jual beli produk di Internet dengan
menggunakan sistem m-dagang ini. Selain m-dagang, istilah lain yang sering
dipakai adalah m-bisnis (Mobile Business atau m-business).
Dasarnya,
m-dagang adalah gabungan dari perdagangan elektronik (e-dagang) dengan mobile
computing. Bisa dikatakan bahwa m-dagang ini adalah e-dagang yang berada dalam
lingkungan nirkabel. Seperti halnya e-dagang pada umumnya, penggunaan m-dagang
bisa ditransaksikan melalui Internet, jaringan komunikasi pribadi, kartu
pintar, dan infrastruktur lainnya. M-dagang membuka peluang untuk memberikan
layanan baru bagi customer yang telah ada, dan untuk menarik customer baru.
Gambar
3.3 Alur pengaplikasian Sistem Mobile
Commerce (m-commerce)
L-dagang atau L-Commerce
L-dagang
atau L-Commerce (Location based-Commerce) adalah sistem perdagangan elektronik
(e-Commerce) yang menekankan pada pencarian informasi yang dihasilkan oleh
peralatan GPS (Global Positioning Systems) dan satelit. Berbeda dengan m-dagang
yang lebih menekankan pada aspek pemakaian peralatan mobile, maka L-dagang bisa
menggunakan baik peralatan mobile maupun komputer jenis desktop.
Salah
satu contoh yang sering dijumpai dalam L-dagang adalah pencarian informasi
mengenai letak restoran yang terdekat dengan tempat pengguna Internet tersebut
berada. Contoh lain dari L-dagang adalah sistem penelusuran paket pengiriman
barang yang dikirim lewat perusahaan UPS atau Federal Express di Amerika
Serikat. Namun sekarang, L-dagang juga sudah mulai dipakai untuk melihat waktu
kedatangan bis kota secara tepat di suatu halte bis tertentu, yang sangat
bermanfaat pada saat musim dingin yang mencekam tiba.
Di
bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa komputer peranan teknologi
informasi akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik,
maupun insidental dan menyediakan banyak informasi dengan cepat dan tepat.
Sistem Informasi Manajemen (Management
Information System – MIS), merupakan sistem informasi yang sudah banyak
diterapkan pada perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan barang dan jasa
baik pada perusahaan besar, menengah, atau perusahaan kecil. SIM dapat
diterapkan pada semua tingkat atau level manajemen yang ada yaitu manajemen
tingkat atas (top management), manajemen tingkat menengah (middle
management), dan manajemen tingkat bawah (lower management).
Di perusahaan dagang seperti department
store, telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi
dengan kendali komputer sehingga mesin tersebut dapat dikendalikan oleh pihak
manajer hanya dari ruang kerjanya secara cepat dan tepat, untuk scanning
barcode kode barang dagangan, menghitung laba rugi, inventaris, dan
sebagainya.
Di bidang perbankan, salah satu
solusi sistem informasi perbankan telah diperkenalkan oleh perusahaan besar
seperti Hewlett-Packard (HP), yang bekerja sama dengan Infosys telah
memperkenalkan solusi core banking, yang disebut Finacle kepada
bank-bank di Indonesia. Finacle memberikan solusi bagi bank yang ingin melakukan
up-grade terhadap sistem yang telah mereka miliki. Dengan menggunakan
Finacle, up-grade sistem bisa dilaksanakan dengan resiko investasi
maupun kegagalan migrasi yang rendah. Ini penting bagi bank-bank agar mampu
menghadapi siklus bisnis yang selalu berubah. Dengan solusi terpadu ini –
berupa software dan hardware, jaringan, sistem integrasi, serta opsi consulting
dan outsourcing – bank juga akan memiliki nilai tambah sehingga
menjadi lebih kompetitif.
Perkembangan teknologi informasi
telah mempengaruhi kebijakan dan strategi dunia usaha perbankan yang
selanjutnya lebih mendorong inovasi dan persaingan di bidang layanan terutama
jasa layanan pembayaran melalui bank. Inovasi jasa layanan perbankan yang
berbasis teknologi tersebut terus berkembang mengikuti pola kebutuhan nasabah
bank. Transaksi perbankan berbasis elektronik, termasuk internet dan
menggunakan handphone merupakan bentuk perkembangan penyedia jasa layanan bank
yang memberikan peluang usaha baru bagi bank yang kerakibat pada perubahan
strategi usaha perbankan, dari yang berbasis manusia (tradisional) menjadi
berbasis teknologi informasi yang lebih efisien dan praktis bagi bank. Pada
perusahaan jasa seperti perbankan komputer digunakan untuk menghitung bunga
secara otomatis, transaksi on-line, ATM, dan sebagianya.
Komputer juga banyak digunakan
untuk proses akuntansi, melakukan analisis keuangan, neraca, laba-rugi, dan
sebagainya. Bahkan ada beberapa software yang secara khusus disediakan untuk
operasi akuntansi. Di bidang perhotelan komputer digunakan untuk menentukan
jumlah dan jenis kamar yang telah terisi dan masih kosong. Bahkan saat ini pada
penjualan pertokoan kecil, usaha kecil dan menengah (UKM), apotek dan
bermacam-macam usaha kecil lainnya juga telah banyak menggunakan komputer.
Gambar
3.4 Alur pengaplikasian Sistem
L-Commerce
Dampak
Positif Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Ekonomi
Teknologi
yang berkembang pesat, baik teknologi informasi, komunikasi, maupun
transportasi. Sehingga orang dapat berhubungan melewati batas-batas negara.
Lebih lanjut dampak positif teknologi informasi dan komunikasi di bidang
ekonomi adalah:
- Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.
- Terjadinya industrialisasi.
- Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.
- Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
- Kemajauan ekonomi dalam bidang kedokteran mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi.
- Semakin maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
- Dengan fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk.
- Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu.
- Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi.
- Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak.
- Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah.
- Bisnis yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-transaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan.
- Pemanfaatan TIK untuk membuat layanan baru dalam perekonomian dan bisnis antara lain internet banking, SMS banking, dan e-commerce.
- Internet Banking
Internet
banking adalah layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan internet.
Transakasi yang dapat dilakukan adalah pengecekan saldo, transfer uang,
pembayaran tagihan. Keuntungan internet banking bagi bank adalah bank dapat
memberikan keleluasaan kepada nasabah untuk melakukan transaksi dimana saja dan
kapan saja.
Keuntungan
internet banking bagi nasabah antara lain:
a.
Menghemat waktu, karena tidak perlu datang ke bank untuk melakukan transaksi.
b.
Menghemat biaya, karena transportasi menuju ke bank dapat dihilangkan.
c.
Lebih cepat, karena tidak perlu menunggu antrean yang banyak.
- SMS Banking
SMS
Banking adalah layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan SMS (Short
Message Service). Transaksi yang dapat dilakukan adalah pengecekan saldo,
transfer uang, dan pembayaran tagihan.
- E-commerce Perdagangan elektronik (Electronic commerce )
Electronic
commerce adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatkan internet.
Keuntungan perdagangan elektronik antara lain:
1.
Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses
internet tidak dibatasi tempat dan waktu.
2.
Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi
3.
Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak.
4.
Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah.
Keuntungan
yang diperoleh konsumen antara lain:
a.
Konsumen tidak perlu ke toko untuk mendapat barang.
b.
Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan.
c.
Konsumen dapat membandingkan harga dari pemasang iklan lain di internet.
d.
Konsumen dapat membeli barang yang di dalam negeri tidak ada
e.
Harga barang lebih murah.
- Dengan berkembangnya TIK yang menyebabkan banyaknya bermunculan pedagang online, konsumen tidak perlu ke toko untuk mendapat barang.
- Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan.
- Konsumen dapat membandingkan harga dari pemasang iklan lain di internet.
- Konsumen dapat membeli barang yang tidak ada di dalam negeri.
- Di bidang bisnis baik
perdagangan barang maupun jasa computer akan sangat penting untuk kegiatan
transaksi baik rutin, periodik, maupun insidentil dan menyediakan
informasi dengan cepat dan tepat.Sistem Informasi Manajemen (SIM) /
Management Information system (MIS), merupakan sistem informasi yang sudah
banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak bidang perdagangan barang
dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah, bahkan perusahaan kecil. Di
perusahaan dagang seperti department store, telah dipergunakan mesin cash
register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kontrol komputer sehingga
mesin tersebut dapat dikontrol oleh pihak manajer hanya dari ruangan
kerjanya secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang
dagangan, menghitung rugi laba, inventori dan sebagainya Dampak
Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Ekonomi
Beberapa dampak negatif dari Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang pemerintahan, antara lain:
- Dengan mudahnya melakukan transaksi di internet menyebabkan akan semakin memudahkan pula transaksi yang dilarang seperti transaksi barang selundupan atau transaksi narkoba.
- Hal yang sering terjadi adalah pembobolan rekening suatu lembaga atau perorangan yang mengakibatkan kerugian financial yang besar.
- Dengan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan banyaknya terjadi kasus penipuan dalam perdagangan online.
- Resistensi Membeli Secara Online. Bagi orang awam yang belum pernah bertransaksi secara online, akan merasa janggal ketika harus bertransaksi tanpa bertatap muka atau melihat penjualnya. Belum lagi ketakutan bila pembayaran tak terkirim atau tak diterima. Atau barang tak dikirim, atau bahkan barang dikirim tetapi tak diterima.
- Violance and Gore. Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan dalam dunia bisnis di internet. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs mereka, salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang tabu.
- Carding. Karena sifatnya yang langsung (real time), cara belanja dengan menggunakn kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internetpun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan kartu kredit) online dan mencatat kode kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka daptkan untuk melakukan kejahatan.
- Cybercrime
Cybercrime adalah kejahatan yang di lakukan seseorang dengan sarana internet di dunia maya yang bersifat:- Melintasi batas Negara
- Perbuatan dilakukan secara illegal
- Kerugian sangat besar
- Sulit pembuktian secara hokum
- Hacking
Usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atupun mencari kelemahan system jaringan. Seperti hacking pada facebook yang sering terjadi sebagai sarana untuk jual beli online sehingga menimbulkan kerugian bagi penjual ataupun pembeli.- Cracking
Usaha memasuki secara illegal sebuah jaringan dengan maksud mencuri, mengubah atau menghancurkan file yang di simpan pada jaringan tersebut. Dalam dunia bisnis online hal ini menimbulkan kerugian yang besar.- Saling menghujat di media sosial karena pengambilan foto-foto testimony ataupun foto-foto produk yang dijual tanpa izin.
Kesimpulan
Kami dapat menyimpulkan bahwa Perkembangan Teknologi Informasi itu sangat penting untuk kebutuhan-kebutuhan manusia dalam berbagai bidang-bidang dan aspek kehidupan. Seperti halnya dibidang sosial, teknologi informasi sangat penting untuk mencari suatu segala informasi didunia, serta membantu agar manusia bisa lebih mudah berkomunikasi, tanpa memikirkan seberapa jauh yang dia tuju serta mau dimana dia berada. Perkembangan Teknologi Informasi juga bermanfaat dibidang ekonomi, untuk membantu mempromosikan produk dengan iklan secara mudah dan cepat, mempermudah untuk mencari informasi mengenai pekerjaan serta cara mendapatkan uang yang lebih mudah di internet.
Saran
Seiring dengan Perkembangan Teknologi Informasi, saran dari kami agar selaku pembaca selalu mempergunakan Teknologi tersebut, dengan memanfaatkan dengan baik dan mempergunakannya ke hal yang positif, dan kami berharap agar Perkembangan Teknologi Informasi bisa lebih ditingkatkan / dipercanggih lagi dan dipermudah lagi dalam mempergunakannya. Kami juga menyarankan kepada pembaca agar senantiasa selalu menggali dan mencari tahu tentang ilmu pengetahuan Teknologi Informasi serta Perkembangannya.
Demikian yang kami paparkan dalam makalah ini, yang tentunya masih begitu banyak kekurangan-kekurangan dalam penyusunannya. Kami mohon kepada para pembaca yang budiman agar dapat memaklumi serta memberikan keritik dan saran yang membangun kepada kami.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar